Judul: Tazkiyatun Nufus
Ustadz: Ustadz Isnen Azhar, Lc., M.A.
Tanggal Kajian: Sabtu, 03 Januari 2026
Prinsip utama dalam menjalani kehidupan adalah dengan mengalihkan kecenderungan hati dari sesuatu yang bernilai rendah dan fana menuju sesuatu yang lebih mulia dan abadi. Fokus pembahasan ini menekankan bahwa kebahagiaan sejati diraih dengan mengutamakan akhirat di atas kepentingan duniawi, tanpa harus meninggalkan dunia sepenuhnya. Dunia dipandang hanya sebagai sarana atau jembatan untuk mencapai rida Allah, sehingga segala nikmat yang diterima seperti harta, kesehatan, dan kedudukan seharusnya dipergunakan sebagai instrumen ketaatan demi mendapatkan pahala yang kekal.
Hubungan harmonis antara pencipta dan sesama manusia dapat dicapai melalui sikap tidak bergantung pada pemberian makhluk dan menjauhi perilaku yang menyusahkan orang lain. Seseorang didorong untuk menjadi solusi bagi permasalahan orang lain serta gemar memberikan bantuan tanpa mengharapkan balasan atau pujian. Dengan menempatkan diri sebagai pemberi manfaat, maka rasa cinta dari Allah akan didapatkan sekaligus memperoleh simpati dan ketenangan dalam interaksi sosial. Sikap ini bukan berarti mengharamkan hal-hal yang halal atau menyia-nyiakannya, melainkan memastikan bahwa hati tidak terikat dan tidak diperbudak oleh materi.
Kondisi jiwa yang paling utama ditunjukkan dengan kestabilan batin saat menghadapi berbagai keadaan hidup, baik saat menerima limpahan nikmat maupun ketika tertimpa musibah. Kedewasaan iman tercermin dari kemampuan untuk tetap bersyukur saat lapang dan bersabar saat sempit, serta tidak goyah oleh pujian maupun celaan manusia selama berada di atas kebenaran. Keyakinan penuh terhadap apa yang ada di sisi Allah jauh lebih besar daripada ketergantungan pada apa yang ada di tangan sendiri. Inilah esensi dari penjagaan kebersihan jiwa yang akan membawa seseorang pada derajat kecintaan tertinggi di hadapan Sang Pencipta.
Sumber: Gemini dari video YouTube