Judul: Renungan dari Kisah Ashhabul Ukhdud
Ustadz: Ustadz Ahmad Jahidin, Lc.
Tanggal Kajian: Minggu, 11 Januari 2026
Kisah bermula dari seorang raja di masa lalu yang memiliki penyihir tua. Karena merasa ajalnya mendekat, penyihir tersebut meminta seorang pemuda untuk dilatih agar dapat meneruskan ilmunya. Namun, dalam perjalanannya menemui sang penyihir, pemuda ini bertemu dengan seorang rahib yang mengajarkan tauhid. Pemuda tersebut akhirnya rutin singgah untuk belajar kepada rahib sebelum pergi ke tempat penyihir, hingga suatu hari ia dihadapkan pada keraguan tentang ajaran mana yang benar. Keraguan itu terjawab ketika pemuda tersebut berhasil membunuh seekor binatang buas besar yang menghalangi jalan hanya dengan satu lemparan batu setelah berdoa meminta petunjuk kepada Allah.
Setelah peristiwa tersebut, pemuda ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk kebutaan sejak lahir dan kusta. Berita ini sampai ke telinga asisten raja yang buta, yang kemudian mendatangi pemuda itu dengan banyak hadiah agar disembuhkan. Pemuda tersebut menegaskan bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah dan ia hanya akan mendoakan asisten tersebut jika mau beriman. Keikhlasan dan keteguhan pemuda dalam berdakwah menunjukkan bahwa setiap keajaiban atau karamah yang dimiliki seseorang semata-mata merupakan karunia untuk mengokohkan keimanan, bukan untuk kesombongan.
Pembahasan juga menekankan pentingnya hidayah taufik dan kesabaran dalam menghadapi ujian keimanan. Rahib mengingatkan pemuda bahwa semakin tinggi keimanan seseorang, maka ujian yang dihadapi akan semakin berat, sebagaimana ujian yang dialami para nabi. Dalam berdakwah, ditekankan pula sikap amanah dan rendah hati, di mana seorang penyeru kebenaran harus selalu menisbatkan segala kelebihan kepada Allah. Selain itu, kehati-hatian dalam berbicara atau menjawab persoalan agama menjadi poin krusial agar tidak menimbulkan kesesatan bagi orang lain.
Sumber: Gemini dari video YouTube